SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Kelas 6 SD, 1, 2,3 SMP (Siswa usia 11 - 14 tahun)

Di Sekolah Perancis Jakarta, siswa mempelajari mata pelajaran seperti Prancis, bahasa asing modern dan kuno seperti (Inggris, Spanyol, Mandarin dan Latin), kesenian, musik, teater, pendidikan jasmani dan olahraga, pengajaran moral dan sipil, sejarah dan geografi, ilmu pengetahuan alam, fisika-kimia, teknologi dan matematika.

Mendapatkan Dasar Keterampilan yang Sama
Di Sekolah Perancis Jakarta, jumlah siswa per kelas terbilang sedikit untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar yang efektif. Dalam pembelajaran bahasa, kami mengelompokkan siswa berdasarkan kompetensi yang dimiliki tiap siswa.

Kelas 6 SD

Pada jenjang kelas 6 SD ini memungkinkan siswa untuk memperdalam mata pelajaran yang dipelajari sebelumnya di sekolah dasar. Siswa mulai mengeksplorasi mata pelajaran baru seperti (fisika, kimia, kesenian, biologi, teknologi informasi dan komunikasi) dan metode pembelajaran jenjang sekolah menengah pertama.

Kelas 1 - 2 SMP

Di jenjang kelas 1 SMP ini, siswa memulai siklus baru (siklus 4) yang akan menuntun siswa untuk ke jenjang selanjutnya di kelas 3 SMP. Jadwal pelajaran siswa pun ditambah dengan pembelajaran bahasa asing (Spanyol dan Mandarin) serta pilihan bahasa asing seperti bahasa Indonesia dan Latin.

Kelas 3 SMP

Pada jenjang kelas 3 SMP merupakan jenjang persiapan untuk memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas serta tahap utama pengenalan terhadap orientasi. Selama tahun terakhir di jenjang menengah pertama ini, siswa akan mendapatkan ijazah nasional Ujian Nasional Brevet (Diplôme National du Brevet/DNB).

Keterampilan Berbahasa
Dengan durasi selama 8 jam per minggu, mata pelajaran bahasa Inggris mewakili sepertiga dari jumlah jam pengajaran di Sekolah Perancis Jakarta.
Sejak di jenjang kelas 1 SMP, para siswa mempelajari dua bahasa asing modern (Spanyol dan Mandarin) secara paralel.

BAHASA INGGRIS

Dengan volume 8 jam per minggu, bahasa Inggris mewakili sepertiga dari pengajaran di LFJ. <br> Sejak tahun ke-5, para siswa belajar dua bahasa asing modern secara paralel.

Pembelajaran bahasa Inggris merupakan pembelajaran bahasa modern pertama yang diajarkan di Sekolah Perancis Jakarta.

Durasi jam berbahasa Inggris per minggu:

Jenjang kelas 6 SD : 6 jam, termasuk 2 jam sastra + 2 jam sejarah-geografi (mata pelajaran pilihan)
Jenjang kelas 1 SMP: 5 jam, termasuk 2 jam sastra + 2 jam sejarah dan geografi (mata pelajaran pilihan)
Jenjang kelas 2 SMP: 5 jam, termasuk 2 jam sastra + 2 jam sejarah dan geografi (mata pelajaran pilihan)
Jenjang kelas 3 SMP: 5 jam, termasuk 2 jam sastra + 2 jam sejarah dan geografi (mata pelajaran pilihan)

BAHASA SPANYOL - MANDARIN

Di jenjang kelas 1 SMP ini, para siswa diharuskan untuk memilih pilihan bahasa asing kedua yang hendak dipelajari.

Di Sekolah Perancis Jakarta, siswa diberikan pilihan antara bahasa Spanyol dan Mandarin (dengan durasi 3 jam per minggu).

BAHASA INDONESIA - LATIN

Di jenjang kelas 1 SMP, siswa juga dapat mengambil pilihan bahasa ketiga yaitu: Bahasa Indonesia dan Latin (dengan durasi 1 jam per minggu).

Jadwal Sekolah Menengah Pertama

Mata Pelajaran 6 SD 1 SMP 2 SMP 3 SMP
Kesenian 1h 1h 1h 1h
Musik 1h 1h 1h 1h
Pendidikan Jasmani dan Olahraga 4h 3h 3h 3h
Bahasa Perancis 4h30 4h30 4h30 4h
Sejarah dan Geografi
Pendidikan Moral dan Kewarganegaraan
3h 3h 3h 3h30
Bahasa Inggris 4h 3h 3h 3h
Sastra Inggris 2h 2h 2h 2h
*Sejarah dan Geografi dalam Bahasa Inggris 2h 2h 2h 2h
Bahasa Asing Pilihan 3h 3h 3h
*Bahasa Indonesia 1h 1h 1h
* Bahasa Latin 1h 1h 1h
Matematika 4h30 3h30 3h30 3h30
Ilmu Pengetahuan Alam 4h 1h30 1h30 1h30
Fisika 1h30 1h30 1h30
Teknologi, Informasi dan Komunikasi 1h30 1h30 1h30
Pembinaan Wali Kelas 1h 1h 1h 1h
*Pilihan tidak wajib

106 / 5000 Résultats de traduction Pembelajaran di kelas diberikan oleh tim pengajar internasional yang berdedikasi, bersemangat dan berpengalaman.

Pembelajaran di kelas diberikan oleh tim guru internasional yang berdedikasi, bersemangat dan berpengalaman. Pembelajaran di Sekolah Perancis Jakarta pun dilakukan melalui kegiatan karya wisata (study tour) di seluruh zona Asia Pasifik.

Ijazah Nasional Brevet

Ujian Nasional Menengah Pertama (Diplôme National du Brevet) dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional Prancis. Ijazah ini menunjukkan pengetahuan dan kompetensi dari seorang siswa, serta membuktikan bahwa tahapan terakhir ini menjadi tolak ukur yang diperlukan di tahun akhir jenjang Sekolah Menengah pertama.

Ijazah 800 poin

Perolehan nilai dalam ijazah Ujian Nasional Menengah Pertama didasarkan pada poin yang terkumpul dalam kontrol penilaian berkelanjutan (400 poin) dan 5 ujian yang diambil siswa pada akhir Juni (400 poin). Sertifikat Ujian Brevet ini diberikan kepada siswa yang telah memperoleh setidaknya 400 poin dari 800 total poin.

Predikat Cukup Baik diberikan untuk poin di atas 480 poin
Predikat Baik diberikan untuk poin lebih dari 560 poin
Predikat Sangat Baik diberikan untuk poin di atas 640 poin

Penilaian Berkelanjutan

Tingkat kemampuan siswa akan dievaluasi pada rapat kelas setiap akhir trimester dengan penilaian akhir di setiap akhir siklus. Hal yang masuk dalam kategori penilaian dalam evaluasi siswa adalah kompetensi serta pengetahuan yang diperolehnya sejak kelas 1 SMP. Termasuk semua disiplin ilmu dan tugas proyek pendidikan yang dilaksanakan dihitung ke dalam evaluasi akhir siswa yaitu (PPE, Parcours Avenir, Parcours Citoy). Poin-poin tersebut diberikan menurut skala berikut:

Kemahiran tidak mencukupi: 10 poin
Penguasaan yang lemah: 25 poin
Kemahiran memuaskan: 40 poin
Kemahiran sangat baik: 50 poin

Ujian Tertulis

Pada akhir bulan Juni, siswa akan mengikuti serangkaian 4 ujian tertulis: Bahasa Prancis, Matematika, Sejarah-Geografi dan Pendidikan Moral Kewarganegaraan, Sains (2 disiplin ilmu di antaranya:Fisika-Kimia, Ilmu Pengetahuan Alam, Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Ujian Berbicara

Ujian lisan dapat berhubungan dengan salah satu tugas proyek pendidikan yang telah dilakukan siswa selama pembelajaran interdisipliner di kelas. Ujian lisan ini merupakan bentuk dukungan yang mempersiapkan siswa untuk melewati ujian serupa di jenjang Sekolah Menengah Atas dan di Universitas.

Siswa kami memperoleh hasil yang memuaskan di Ujian Nasional Menengah Pertama (Brevet)

0 %
dengan memperoleh tingkat keberhasilan
0 %
berpredikat "Sangat Baik"
0 %
berpredikat "Baik"
0 %
berpredikat "Cukup Baik"