Siswa Berkebutuhan Khusus

Sekolah harus mengizinkan setiap siswanya untuk mengembangkan keterampilannya dan mengekspresikan potensinya meskipun dengan mempertimbangkan situasi khusus tertentu yang dimiliki siswa. Sekolah pun wajib memfasilitasi siswanya dengan berbagai fasilitas pendukung, yang diharapkan dapat mengayomi seluruh siswanya.

Follow-Up Khusus

Sekolah Prancis Jakarta memiliki fasilitas unik dan khusus yang tersedia untuk orang tua siswa

Untuk membantu para siswa yang menghadapi kesulitan belajar, Sekolah Prancis Jakarta menawarkan bimbingan khusus, termasuk terapi wicara. Spektrum kebutuhannya sangat bervariasi, dari kesulitan yang paling ringan hingga gangguan perkembangan yang cukup rumit.

Seperti yang kita ketahui, di Indonesia kita tidak memiliki lingkungan profesional yang sama, dalam hal spesialis dan struktur yang disesuaikan dengan berbagai masalah yang dihadapi, seperti di Prancis. Hal ini membutuhkan suatu komitmen yang kuat serta manajemen keuangan yang signifikan, yang dimana informasi tersebut dibagikan dengan keluarga siswa secara transparan. Selain itu, undang-undang tentang persamaan hak dan kesempatan, partisipasi dan kewarganegaraan penyandang disabilitas tertanggal 11 Februari 2005, membantu semua sekolah untuk menciptakan struktur yang diperlukan untuk mengakomodasi siswa penyandang disabilitas.

AEFE telah memasukkan peraturan yang berkaitan dengan penerimaan anak berkebutuhan khusus dalam rencana orientasi strategisnya. Sekolah kami seringkali menjadi satu-satunya sekolah rujukan bagi orang tua yang tinggal di luar negeri.

Mobilisasi seluruh tim pendidikan untuk mengembangkan tanggapan terhadap siswa berkebutuhan khusus, sangatlah penting. Bimbingan yang efektif dari sekolah, membutuhkan komitmen yang signifikan dari guru, konsultasi rutin dengan orang tua dan serta dukungan dari komunitas Help and Support Group dibuat di Sekolah Prancis Jakarta. Dukungan ini diatur dalam kesepakatan antara tim pengajar dengan orang tua siswa yang bersangkutan. Tim pengajar memiliki peran penting dalam mengkomunikasikan pengaturan yang dibuat dengan semua pemangku kepentingan di kelas.

Komunitas Help and Support Group ini merupakan komunitas acuan di Sekolah Perancis Jakarta, dan tersedia untuk seluruh komunitas di sekolah.

Apa rencananya dan untuk siapa?

Perencanaan Pendidikan Individual

Hal ini berikaitan dengan siswa yang memiliki penyakit kronis seperti (asma, alergi makanan, dll). Sekolah menyediakan sebuah formulir yang harus diisi oleh keluarga siswa yang bersangkutan, dalam rangka untuk mengetahui peraturan yang terkait dengan keadaan khusus kesehatan siswa yang bersangkutan (perawatannya, diet khusus, ataupun protokol darurat terkait penyakit kronis tersebut). Permohonan ini diajukan oleh keluarga, dilengkapi dengan dokumen yang dibuat oleh tim perawat Sekolah Prancis Jakarta dan akan divalidasi oleh kepala sekolah. Sertifikat medis serta catatan yang menunjukkan protokol penanganan penyakit yang bersangkutan, harus diberikan ke tim perawat sekolah.

Proyek pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa

Hal ini berkaitan dengan siswa yang memiliki gangguan kesehatan fisik, sensorik, kognitif, psikologis atau suatu cacat, dimana organisasi MDPH (Departemen Penyandang Disabilitas), hadir untuk membantu siswa dengan disabilitas. Informasi mengenai perencanaan pembelajaran bagi siswa yang bersangkutan akan dijelaskan. Ini akan disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar (pedagogis), pendidikan dan perawatan medis yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan siswa tersebut. Keluarga tersebut dapat menghubungi organisasi MDPH secara langsung, dan menyampaikan keinginan mereka terkait dengan jalur pendidikan anak mereka. Kemudian, tim evaluasi MDPH akan mempertemukan berbagai profesional dari bidang kesehatan dan pendidikan dengan siswa dan keluarga yang bersangkutan tersebut. Tim dari PPS (Organisasi Penyedia Asuransi untuk Penyandang Disabilitas) kemudian akan turut bertindak lanjut.

Perencanaan Bimbingan Khusus

Dokumen ini mendeskripsikan mengenai pengaturan dan adaptasi pendidikan. Dokumen ini dimohon oleh keluarga siswa yang bersangkutan, untuk kemudian diusulkan oleh dewan sekolah atau dewan kelas. Setelah itu, pemeriksaan medis atau paramedis dilakukan. Berkenaan dengan tes dan asesmen medis yang dilakukan, dokter memberikan pendapat tentang relevansi Perencanaan Bimbingan Khusus dilihat dari ada tidaknya gangguan tersebut. Perencanaan Bimbingan Khusus ini kemudian dikirimkan ke tim pengajar untuk menyesuaikan dengan jadwal belajar siswa yang bersangkutan di sekolah.

Program Pendidikan Dukungan Pribadi untuk Prestasi Akademik

Hal ini menyangkut siswa yang tidak dapat menguasai pengetahuan atau keterampilan tertentu yang diharapkan pada akhir siklus/trimester pengajaran. Program ini dirancang untuk menanggapi kesulitan siswa dengan dukungan pendidikan, bantuan khusus atau tambahan untuk kemajuan dalam pembelajaran mereka. Program Pendidikan Dukungan Pribadi untuk Prestasi Akademik kemudian dibentuk oleh direktur sekolah atau kepala sekolah atas prakarsa tim pengajar.